2.1.
Perkembangan
Pemikiran Akuntansi
2.1.1.
Sektor Publik
versus Sektor Bisnis ( Swasta )
Istilah
kelompok swasta dan publik bermula dari sejarah manusia primitif yang mulai
hidup berkelompok dan terjadi perubahan sedemikian rupa hingga menjadi
sekelompok manusia yang mulai memiliki pemikiran, sosial, dan organisasi.
Sejak Adam dan Hawa, manusia dihadapkan pada berbagai
pilihan pemenuhan kebutuhan. Walaupun alam memiliki kapasitas yang besar untuk
memenuhi kebutuhan penghuni planet ini, masalah tetap muncul antar individu dan
kelompok. Masalahnya berkembnag dari pilihan baik dan lebih baik, pilihan baik
dan buruk, serta pilihan ada dan tiada. Jadi, perubahan pengelolaan kebutuhan
selalu terasa dari jaman purba ke jaman berikutnya.
Di masa setelah primitif, masyarakat nonmaden menjadi masyarakat penetap dengan perkembangan tatanan
kemasyarakatan. Keterbatasan sumber daya mulai diartikan sebagai kurangnya
sumber daya alam dan sumber daya manusia. Kerja sama antarkelompok nonpenguasa
dan penguasa mulai dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di suatu
daerah. Di sinilah peristilahan kelompok swasta dan publik mulai dikenal.
Keterbatasan kapasitas penguasa publik membuka peluang peranan dalam
pengelolaan perekonomian. Penguasa ekonomi mulai dipisahkan dari penguasa
politik kemasyarakatan.